Kota Bima – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima mencatat jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Daerah Kota Bima selama periode Januari hingga Mei 2026 mencapai 6.456 pengunjung. Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan perpustakaan sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan pengembangan literasi.
Berdasarkan data statistik kunjungan, jumlah pengunjung pada Januari tercatat sebanyak 1.264 orang, meningkat menjadi 1.431 orang pada Februari. Pada Maret terjadi penurunan menjadi 1.034 orang, namun kembali meningkat secara signifikan pada April hingga mencapai 1.671 orang, yang merupakan jumlah kunjungan tertinggi selama periode tersebut. Sementara pada Mei tercatat 1.056 pengunjung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima menyampaikan bahwa tren kunjungan ini menunjukkan perpustakaan semakin menjadi ruang belajar dan pusat aktivitas literasi masyarakat, hal itu didukung dengan Program Inovatif "JELITA" yang menjadi program unggulan Perpustakaan Daerah Kota Bima sebagai jembatan penghubung seluruh element masyarakat dengan seluruh saranan layanan yang disediakan dan bisa dimanfaatkan di perpustakaan. Jumlah pengunjung perpustakaan merupakan salah satu indikator pemanfaatan layanan perpustakaan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi. Peningkatan kunjungan mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap akses informasi dan budaya membaca.
Dari sisi profil pengunjung, perempuan mendominasi dengan jumlah 3.605 orang (55,8%), sedangkan pengunjung laki-laki sebanyak 2.851 orang (44,2%).
Berdasarkan jenjang pendidikan, kelompok SD menjadi pengunjung terbanyak dengan 2.187 orang (33,9%), disusul SMA sebanyak 1.770 orang (27,4%) dan S1 sebanyak 1.271 orang (19,7%). Data ini menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan belajar peserta didik dan mahasiswa.
Jika dilihat dari profesi, pelajar mendominasi jumlah pengunjung dengan 3.572 orang (55,3%), diikuti mahasiswa sebanyak 1.754 orang (27,2%). Sementara itu, pengunjung dari kalangan pegawai negeri, guru, dosen, peneliti, wiraswasta, dan profesi lainnya juga turut memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Adapun tujuan kunjungan masyarakat ke perpustakaan sebagian besar untuk membaca dengan jumlah 4.029 kunjungan (62,3%), kemudian mengerjakan tugas kuliah sebanyak 930 kunjungan (14,4%). Selain itu, pengunjung juga memanfaatkan perpustakaan untuk akses WiFi, pencarian literatur, penelitian, refreshing, serta kegiatan studi wisata.
Pada periode yang sama, Perpustakaan Daerah Kota Bima juga berhasil menambah 95 anggota baru, dengan jumlah pendaftaran tertinggi terjadi pada bulan Mei sebanyak 25 orang. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perpustakaan.
Beberapa temuan menarik dari data statistik tersebut antara lain meningkatnya kunjungan secara signifikan sejak Maret dan mencapai puncaknya pada April 2026, dominasi pengunjung perempuan, serta tingginya jumlah pelajar sebagai pengguna utama layanan perpustakaan. Mayoritas masyarakat memanfaatkan perpustakaan untuk membaca dan mendukung aktivitas pendidikan.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, koleksi bahan pustaka, fasilitas digital, serta berbagai program literasi guna mewujudkan masyarakat Kota Bima yang cerdas, berpengetahuan, dan gemar membaca.