PGSD UNSWA Bima Melaksanakan Diskusi Penguatan Literasi di Perpustakaan Daerah Kota Bima Sekaligus Evaluasi Program Inovasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima

PGSD UNSWA Bima Melaksanakan Diskusi Penguatan Literasi di Perpustakaan Daerah Kota Bima Sekaligus Evaluasi Program Inovasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nggusu Waru (UNSWA) Bima melaksanakan kegiatan Diskusi Penguatan Literasi di Perpustakaan Daerah Kota Bima. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkuat pemahaman tentang pentingnya literasi sebagai fondasi utama dalam pembentukan sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
Selain membahas strategi penguatan budaya baca di kalangan masyarakat dan peserta didik, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan evaluasi pelaksanaan program inovasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, yang selama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan literasi berbasis masyarakat. Program-program inovasi yang dievaluasi meliputi:
???? JELITA (Jemput Literasi Wisata Edukasi), sebuah inovasi yang menghadirkan layanan literasi sekaligus edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan wisata belajar yang menyenangkan.
???? TUNGGU AKU (Sabtu Minggu Baca Buku), program yang mendorong peningkatan minat baca masyarakat melalui kegiatan membaca pada akhir pekan sebagai sarana rekreasi edukatif bagi keluarga dan pelajar.
???? KAA LILIN (Perpustakaan Keliling), layanan perpustakaan bergerak yang menjangkau sekolah, komunitas, dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.
???? SI YAAN (Silang Layan), inovasi kerja sama layanan perpustakaan yang memungkinkan pertukaran koleksi dan akses informasi antarperpustakaan guna memperluas sumber bacaan bagi masyarakat.
Melalui diskusi dan evaluasi tersebut, mahasiswa PGSD UNSWA Bima memberikan berbagai masukan konstruktif terkait pengembangan program literasi agar semakin efektif, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami praktik nyata pengelolaan perpustakaan dan implementasi inovasi daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Penguatan literasi tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan menyimak, berbicara, berpikir kritis, menganalisis informasi, serta memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan secara bijak. Melalui budaya literasi yang kuat, masyarakat akan lebih siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan, sehingga tercipta generasi pembelajar yang gemar membaca, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.