Gerak Cepat, Disparbud Kota Bima Jadi yang Terdepan Siapkan Implementasi SRIKANDI

Kota Bima — Implementasi Aplikasi SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Kota Bima terus bergerak. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima melalui Tim Implementasi Aplikasi SRIKANDI Tahap II menerima sekaligus memberikan pelatihan langsung kepada Admin dan Pencatat Surat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menuju penerapan Aplikasi SRIKANDI. Dalam kesempatan tersebut, Tim Implementasi SRIKANDI juga menyerahkan persyaratan administrasi yang harus dipenuhi sebagai bagian dari tahapan implementasi aplikasi.

Pelatihan dipandu langsung oleh Arsiparis Ahli Pertama DPAD Kota Bima, Miftahurrahman, selaku PIC Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima untuk implementasi Aplikasi SRIKANDI.

Para Admin dan Pencatat Surat mendapatkan pembekalan mengenai tugas dan peran masing-masing dalam Aplikasi SRIKANDI. Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan pendampingan secara langsung agar lebih siap dalam menjalankan proses administrasi persuratan secara digital.

Respons Cepat dari Hasil Koordinasi

Kehadiran Admin dan Pencatat Surat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadi bukti respons cepat atas hasil koordinasi antara Kepala Bidang Pengelolaan Arsip DPAD Kota Bima, Adhi Aqwam, dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima sebelumnya.

Koordinasi yang dilakukan DPAD tidak berhenti pada pembahasan persiapan, tetapi langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melalui pengiriman Admin dan Pencatat Surat untuk mengikuti pelatihan sekaligus menerima persyaratan administrasi implementasi SRIKANDI.

Langkah cepat tersebut membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjadi salah satu perangkat daerah yang bergerak lebih awal dalam mempersiapkan implementasi SRIKANDI dibandingkan sembilan perangkat daerah lainnya yang juga berada dalam tahapan persiapan.

Dari Persiapan Langsung Menuju Penerapan

Miftahurrahman menyampaikan bahwa kesiapan Admin dan Pencatat Surat merupakan bagian penting dalam memastikan implementasi SRIKANDI dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap setelah pelatihan ini, Admin dan Pencatat Surat dapat memahami tugas dan alur kerja masing-masing. Persyaratan administrasi yang sudah diserahkan juga dapat segera ditindaklanjuti, sehingga tahapan berikutnya bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan implementasi SRIKANDI tidak hanya bergantung pada aplikasi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang akan menggunakannya. Karena itu, pelatihan dan pendampingan menjadi bagian penting sebelum aplikasi diterapkan dalam aktivitas administrasi sehari-hari.

Respons cepat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga menunjukkan adanya komitmen untuk segera memenuhi berbagai kebutuhan yang dipersyaratkan. Setelah tahapan administrasi dan kesiapan pengguna terpenuhi, proses akan dilanjutkan dengan tahapan berikutnya hingga menuju implementasi final Aplikasi SRIKANDI.

SRIKANDI Bukan Sekadar Pelatihan

DPAD Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI Tahap II terus mendorong agar setiap perangkat daerah tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi benar-benar siap menerapkan aplikasi dalam pekerjaan sehari-hari.

Langkah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang bergerak cepat diharapkan dapat menjadi bagian dari percepatan penerapan administrasi persuratan digital di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Dari menerima pelatihan, memahami tugas, melengkapi persyaratan hingga siap menerapkan sistem, proses ini menjadi bagian dari perubahan menuju administrasi pemerintahan yang lebih tertib, efektif, efisien, dan terdokumentasi secara digital.

Kota Bima BISA — Bersih, Indah, Sehat dan Asri.