Perkuat Kesiapan SRIKANDI, Lima Perangkat Daerah Kota Bima Ikuti Pendalaman Admin dan Pencatat Surat

Kota Bima — Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di lingkungan Pemerintah Kota Bima terus dimatangkan. Tidak hanya melalui pengenalan aplikasi, proses pendampingan juga dilakukan secara lebih mendalam agar setiap perangkat daerah benar-benar siap menjalankan proses bisnis persuratan secara digital.

Bertempat di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima, Senin (21/9/2026), Tim Implementasi SRIKANDI DPAD Kota Bima melaksanakan pelatihan pendalaman bagi Admin Perangkat Daerah dan Pencatat Surat.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Kepala DPAD Kota Bima, Ahmad Mufrad, dan Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Adi Aqwam, serta diikuti oleh lima perangkat daerah, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bima, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bima, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bima, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bima, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bima.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan pendampingan langsung oleh Arsiparis Ahli Pertama DPAD Kota Bima, Egi Mulya Firmansyah. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung berdiskusi dan membahas berbagai tahapan teknis yang nantinya akan mereka jalankan dalam pengelolaan administrasi persuratan melalui aplikasi SRIKANDI.

Fokus pada Admin dan Pencatat Surat

Dalam sesi pendampingan bagi Admin Perangkat Daerah, materi difokuskan pada penyusunan dan pengelolaan struktur organisasi, jabatan, serta pengguna dalam aplikasi SRIKANDI. Tahapan ini menjadi bagian penting karena struktur dan pengguna yang tertata akan menentukan kelancaran alur persuratan digital di masing-masing perangkat daerah.

Sementara itu, bagi Pencatat Surat, pendalaman diarahkan pada proses pengelolaan naskah dinas, termasuk tata cara penggunaan penomoran otomatis serta registrasi naskah konvensional menjadi naskah digital dalam aplikasi SRIKANDI.

Selain materi teknis tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tugas-tugas lain yang berkaitan dengan fungsi Pencatat Surat dalam mendukung kelancaran proses administrasi dan kearsipan digital.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, mendiskusikan alur kerja, serta mengidentifikasi berbagai kemungkinan kendala yang dapat muncul ketika aplikasi mulai digunakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Diskusi tersebut menjadi bagian penting dari pendampingan karena setiap perangkat daerah memiliki karakteristik proses administrasi yang berbeda. Melalui pembahasan secara langsung, Tim Implementasi SRIKANDI dapat memberikan arahan sesuai kebutuhan masing-masing perangkat daerah.

Memastikan Proses Bisnis Berjalan Lancar

Pelatihan pendalaman ini pada dasarnya diarahkan untuk memastikan seluruh proses bisnis surat-menyurat dapat berjalan dengan baik ketika SRIKANDI mulai diterapkan secara penuh.

Kesiapan Admin dan Pencatat Surat menjadi salah satu faktor penting dalam implementasi tersebut. Admin memiliki peran dalam memastikan struktur, jabatan dan pengguna tersusun dengan benar, sementara Pencatat Surat berperan dalam memastikan proses pencatatan dan pengelolaan naskah berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Melalui pendampingan yang dilakukan sebelum pelaksanaan praktik secara penuh, berbagai potensi kendala diharapkan dapat diidentifikasi dan diselesaikan lebih awal.

DPAD Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI terus mendorong agar proses transformasi administrasi pemerintahan tidak sekadar beralih dari kertas ke sistem digital, tetapi juga diikuti dengan pemahaman terhadap alur kerja, pembagian tugas, serta tertib administrasi dan kearsipan.

Dengan demikian, penerapan SRIKANDI diharapkan mampu menghadirkan proses surat-menyurat yang semakin cepat, tertib, efektif, efisien, dan terintegrasi, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan Kota Bima yang semakin modern di era digital.

SRIKANDI dipersiapkan bukan hanya untuk digunakan, tetapi untuk dipahami dan dijalankan dengan benar.