Langkah Makin Mantap, Kadis DPAD Turun Langsung Dampingi Kesiapan SRIKANDI di DP3A Kota Bima

Kota Bima, 24 September 2026 — Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di lingkungan Pemerintah Kota Bima terus bergerak. Kali ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima, Ahmad Mufrad, turun langsung memastikan kesiapan perangkat daerah menuju tahapan implementasi berikutnya.

Didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Adhi Aqwam, Ahmad Mufrad melaksanakan monitoring kesiapan Admin Perangkat Daerah dan Pencatat Surat, sekaligus pendampingan aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bima.

Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima bersama jajaran terkait.

Dalam kegiatan ini, Ahmad Mufrad memberikan penjelasan sekaligus penguatan kepada admin dan pencatat surat mengenai pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan kelengkapan sistem sebelum SRIKANDI diterapkan secara optimal.

Salah satu perhatian utama adalah aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE). TTE menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran administrasi pemerintahan, khususnya dalam proses persuratan dan penandatanganan naskah dinas secara elektronik.

“Pemanfaatan TTE ini bukan hanya untuk kebutuhan aplikasi, tetapi nantinya menjadi bagian dari proses administrasi sehari-hari. Karena itu, kita dorong agar seluruh prosesnya dipersiapkan dengan baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan pendampingan tersebut.

Monitoring ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju pelatihan Konseptor Surat, Verifikator dan Penandatanganan Naskah. Kesiapan admin perangkat daerah, pencatat surat, struktur pengguna, akun serta TTE menjadi bagian penting yang perlu diselesaikan sebelum memasuki tahapan tersebut.

Ahmad Mufrad juga terus memberikan motivasi kepada admin dan pencatat surat agar setiap tahapan dapat segera diselesaikan. Menurutnya, proses menuju administrasi pemerintahan berbasis digital membutuhkan pembiasaan dan kerja bersama.

Pendampingan dilakukan secara langsung dan komunikatif. Berbagai kendala yang ditemukan dibahas bersama untuk mendapatkan solusi, sehingga proses persiapan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Sementara itu, Adhi Aqwam turut memberikan penguatan teknis selama kegiatan berlangsung, memastikan proses persiapan berjalan sesuai tahapan dan kebutuhan implementasi SRIKANDI.

Ahmad Mufrad berharap progres di DP3A Kota Bima dapat terus dipercepat dan diselesaikan secepat mungkin sehingga dapat segera melangkah ke tahap berikutnya.

“Semangatnya kita jaga bersama. Yang penting progres terus bergerak, kendala diselesaikan, dan setiap tahapan dipersiapkan dengan baik agar kita bisa segera menuju pelatihan selanjutnya,” ujarnya.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Tim Implementasi SRIKANDI Tahap II DPAD Kota Bima terus mendorong agar penggunaan SRIKANDI tidak berhenti pada tahap pelatihan semata, tetapi secara bertahap menjadi bagian dari budaya kerja administrasi pemerintahan yang lebih tertib, efektif, dan berbasis digital.

DPAD Kota Bima — Bersama Membangun Budaya Kerja Digital melalui SRIKANDI.