Pasca Launching SRIKANDI, Tim Implementasi Dorong Peningkatan Transaksi Persuratan Digital di Diskominfotik Kota Bima

Kota Bima — Implementasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Memasuki tahap pasca launching pada 7 September 2026, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI Tahap II kembali melakukan monitoring penerapan aplikasi pada sejumlah perangkat daerah.

Kali ini, kegiatan monitoring dilaksanakan di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Bima. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pengelolaan Arsip DPAD Kota Bima, Adhi Aqwam, bersama Tim Implementasi SRIKANDI Tahap II.

Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan penggunaan SRIKANDI, khususnya aktivitas persuratan digital pada akun Pencatat Surat. Tim memeriksa sejauh mana transaksi naskah masuk maupun naskah keluar telah dilakukan melalui aplikasi setelah SRIKANDI resmi mulai diterapkan.

Menurut Adhi Aqwam, data transaksi persuratan menjadi salah satu bahan penting bagi tim implementasi untuk melihat perkembangan penggunaan aplikasi sekaligus menentukan langkah pendampingan berikutnya.

“Monitoring ini penting untuk melihat sejauh mana pemanfaatan SRIKANDI setelah launching. Dari jumlah transaksi naskah masuk dan naskah keluar, kita bisa mengetahui progres penggunaan aplikasi sekaligus melihat bagian mana yang masih perlu didorong,” ujar Adhi.

Ia menegaskan, implementasi SRIKANDI tidak berhenti pada tahap peluncuran. Setelah aplikasi digunakan, diperlukan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan agar proses administrasi pemerintahan secara digital benar-benar berjalan dalam aktivitas persuratan sehari-hari.

“Kami berharap transaksi persuratan melalui SRIKANDI terus ditingkatkan. Jangan sampai aplikasi hanya aktif setelah peluncuran, tetapi harus benar-benar digunakan dalam proses administrasi kedinasan,” tegasnya.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi Tim Implementasi SRIKANDI Tahap II untuk menyusun strategi pendampingan selanjutnya. Setiap perkembangan dan kendala yang ditemukan di lapangan menjadi bahan untuk menentukan langkah yang tepat dalam mendorong perangkat daerah agar semakin aktif memanfaatkan SRIKANDI.

Dengan monitoring yang dilakukan secara rutin, DPAD Kota Bima berharap penerapan SRIKANDI di seluruh perangkat daerah tidak sekadar memenuhi tahapan implementasi, tetapi mampu membangun budaya kerja administrasi yang lebih cepat, tertib, efektif, dan terdigitalisasi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendorong transformasi administrasi pemerintahan menuju tata kelola persuratan yang semakin modern dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.