SRIKANDI Dikpora Kota Bima Makin Siap, Pelatihan Konseptor hingga Penandatanganan Digital Tuntas

Kota Bima — Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di lingkungan Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan kemajuan. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI kembali menyelenggarakan pelatihan Konseptor Surat, Verifikator, dan Penandatangan Naskah bagi jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima.

Pelatihan yang diselesaikan hari ini berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi lebih banyak diajak melakukan praktik langsung dan berdiskusi mengenai tahapan persuratan elektronik melalui aplikasi SRIKANDI.

Mulai dari proses pembuatan konsep naskah, pengiriman untuk proses verifikasi, hingga mekanisme penandatanganan naskah secara elektronik, seluruh tahapan dipraktikkan secara langsung agar peserta memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai alur kerja SRIKANDI.

Pendekatan praktik dan diskusi tersebut diharapkan dapat membuat para pengguna lebih siap ketika aplikasi mulai digunakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selain memahami fungsi masing-masing peran, peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan dan membahas berbagai kendala teknis yang mungkin ditemui saat proses implementasi.

Dengan selesainya pelatihan, Dikpora Kota Bima selanjutnya diharapkan segera memasuki tahap uji coba hingga 31 Agustus 2026. Uji coba menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh proses persuratan elektronik dapat berjalan sesuai struktur, kewenangan dan alur yang telah disiapkan.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, mulai 1 September 2026 SRIKANDI ditargetkan resmi digunakan sebagai aplikasi persuratan digital di lingkungan Dikpora Kota Bima.

Implementasi SRIKANDI di Kota Bima sendiri terus berjalan secara bertahap. Sejumlah perangkat daerah telah memasuki tahap uji coba, yakni Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Sekretariat Daerah.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima menyusul melaksanakan pelatihan pada pekan ini. Dengan demikian, seluruh perangkat daerah yang masuk dalam target tahap awal implementasi SRIKANDI terus bergerak mengikuti jadwal yang telah disusun.

DPAD Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI berharap seluruh rangkaian pendampingan, pelatihan dan uji coba dapat berjalan lancar. Targetnya, delapan proyek percontohan perangkat daerah dapat melaksanakan peluncuran SRIKANDI secara bersamaan pada 1 September 2026.

Lebih dari sekedar menghadirkan aplikasi persatan digital, implementasi SRIKANDI menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Bima membangun budaya kerja pemerintahan yang semakin efektif, cepat, teratur, transparan dan berbasis digital.

Dengan semakin terbukanya jadwal peluncuran, kesiapan perangkat daerah menjadi kunci. Harapannya, ketika SRIKANDI resmi digunakan, seluruh pengguna tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu menjadikan persuratan dan pengelolaan arsip dinamis berbasis digital sebagai bagian dari budaya kerja baru di lingkungan Pemerintah Kota Bima.