SRIKANDI BPKAD Kota Bima Makin Mantap, Admin dan Pencatat Surat Dipastikan Siap Jelang Launching September

KOTA BIMA — Langkah menuju penerapan persuratan digital di lingkungan Pemerintah Kota Bima terus dimatangkan. Tim Implementasi Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima kembali melakukan monitoring, pendampingan, dan pemantapan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima.

Kegiatan ini terfokus pada kesiapan admin dan pencatat surat BPKAD dalam mengoperasikan SRIKANDI, sebagai bagian penting dari alur persuratan digital. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap petugas memahami tugas dan alur kerja masing-masing sebelum aplikasi mulai diterapkan secara resmi.

Dalam pendampingan tersebut, Tim Pelaksana SRIKANDI memberikan penguatan secara langsung terkait penggunaan aplikasi, mulai dari pengelolaan surat masuk dan surat keluar, pencatatan naskah dinas, hingga memastikan proses administrasi berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Pemantauan juga menjadi momentum untuk melihat sejauh mana kesiapan BPKAD dalam beradaptasi dengan sistem persuratan digital. Sejumlah hal yang masih memerlukan penyesuaian yang didiskusikan bersama agar dapat segera diselesaikan sebelum memasuki tahap penerapan secara penuh.

“Kita ingin memastikan bukan hanya aplikasinya yang siap, tetapi juga orang-orang yang mengoperasikannya benar-benar memahami alurnya,” menjadi semangat utama dalam proses pendampingan tersebut.

Dengan pendampingan yang dilakukan secara bertahap, BPKAD Kota Bima menunjukkan kesiapan yang semakin baik. Admin dan pencatat surat mulai terbiasa dengan pola kerja digital sehingga proses transisi dari persuratan konvensional menuju persuratan elektronik dapat berlangsung lebih mudah.

Penerapan SRIKANDI di BPKAD Kota Bima sendiri menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Bima dalam mempersiapkan peluncuran penggunaan SRIKANDI pada bulan September mendatang. Oleh karena itu, masa uji coba dan pendampingan saat ini menjadi tahapan penting untuk memastikan tidak ada masalah berarti ketika aplikasi mulai digunakan secara resmi.

Tim Implementasi SRIKANDI DPAD Kota Bima akan terus melakukan monitoring dan pendampingan kepada perangkat daerah hingga seluruh pendukung yang benar-benar siap. Kendala teknis maupun proses adaptasi yang ditemukan selama uji coba akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan.

Dengan semangat kolaborasi, implementasi SRIKANDI diharapkan tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi juga membangun budaya kerja pemerintahan yang lebih cepat, tertib, efisien, terintegrasi, dan berbasis digital.

September semakin dekat. BPKAD Kota Bima pun semakin siap melangkah bersama SRIKANDI.