Bukan Sekadar Pelatihan, DPAD Kota Bima Dorong Konseptor Surat PAUD dan PNF Mahir Gunakan SRIKANDI
Kota Bima, Selasa (15/9/2026) — Implementasi Aplikasi SRIKANDI terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima melalui Tim Implementasi Aplikasi SRIKANDI kembali memberikan pelatihan lanjutan mengenai Konseptor Surat kepada jajaran Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD dan PNF), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bima.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026 tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Bidang PAUD dan PNF. Pelatihan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga mengedepankan praktik langsung agar peserta dapat memahami sekaligus mencoba proses pembuatan surat melalui Aplikasi SRIKANDI.
Materi dan praktik dipandu langsung oleh Arsiparis Ahli Pertama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima, Miftahurrahman. Peserta diperkenalkan lebih jauh dengan berbagai fitur dan menu yang tersedia dalam SRIKANDI, khususnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Konseptor Surat.
Belajar Langsung, Diskusi Makin Interaktif
Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Peserta aktif mengikuti praktik sekaligus menyampaikan berbagai pertanyaan kepada pemateri mengenai penggunaan fitur dan menu yang tersedia dalam aplikasi SRIKANDI.
Diskusi semakin menarik ketika peserta mulai mempraktikkan proses pembuatan surat secara langsung melalui Aplikasi SRIKANDI. Berbagai persoalan teknis yang ditemui saat praktik dibahas bersama, sehingga peserta dapat memahami alur pembuatan naskah dinas secara lebih konkret.
Pendekatan praktik tersebut diharapkan dapat membantu peserta tidak hanya mengetahui fungsi masing-masing menu, tetapi juga memahami bagaimana SRIKANDI dapat digunakan dalam mendukung pekerjaan administrasi sehari-hari.
Miftahurrahman menyampaikan bahwa pelatihan Konseptor Surat merupakan salah satu tahapan penting dalam proses implementasi SRIKANDI. Menurutnya, keberhasilan penerapan aplikasi sangat ditentukan oleh kemampuan pengguna dalam memahami dan menjalankan alur kerja secara konsisten.
“Harapannya kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni atau selesai setelah pelatihan. Apa yang dipelajari hari ini harus mulai diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, khususnya dalam proses pembuatan dan pengelolaan surat melalui SRIKANDI,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh jajaran Bidang PAUD dan PNF dapat terus berlatih dan membiasakan diri menggunakan SRIKANDI, sehingga proses administrasi persuratan secara elektronik dapat berjalan semakin lancar.
Dari Ruang Pelatihan Menuju Kebiasaan Kerja
Pelatihan yang dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026 ini menjadi bagian dari tahapan DPAD Kota Bima dalam mempersiapkan perangkat daerah menuju penerapan administrasi pemerintahan berbasis digital.
Dengan keterlibatan langsung para Konseptor Surat, proses transformasi dari administrasi persuratan konvensional menuju sistem digital diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
DPAD Kota Bima melalui Tim Implementasi SRIKANDI juga terus mendorong agar proses pembelajaran tidak berhenti pada pelatihan. Praktik, penerapan, pendampingan, dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan SRIKANDI benar-benar digunakan dalam aktivitas administrasi di lingkungan perangkat daerah.
Dengan semangat belajar dan berdiskusi bersama, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata bagi Bidang PAUD dan PNF dalam membangun pola kerja yang semakin tertib, efektif, efisien, dan terdokumentasi secara digital.
SRIKANDI bukan hanya aplikasi, tetapi bagian dari perubahan budaya kerja menuju administrasi pemerintahan yang lebih modern dan terdigitalisasi.
Kota Bima BISA — Bersih, Indah, Sehat dan Asri.