Dari Konsep Surat hingga Tanda Tangan Digital, Sekretariat DPRD Kota Bima Perdalam Penggunaan SRIKANDI
KOTA BIMA — Penguatan administrasi pemerintahan berbasis digital terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima. Melalui Tim Implementasi Aplikasi SRIKANDI, DPAD memberikan pelatihan kepada konseptor surat, verifikator, dan pejabat penandatangan naskah dinas di lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), khususnya untuk mendukung proses pengelolaan surat-menyurat secara elektronik agar lebih tertib, efektif, dan terintegrasi.
Pelatihan diikuti oleh para konseptor surat, verifikator, dan pejabat penandatangan naskah dinas. Materi disampaikan melalui penjelasan dan praktik langsung yang dipandu oleh Novia Ibni Sabil, Arsiparis Ahli Pertama pada DPAD Kota Bima.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta. Pembahasan difokuskan pada pengenalan fitur dan menu aplikasi SRIKANDI, terutama tahapan pembuatan surat, proses verifikasi, serta alur penandatanganan naskah dinas secara elektronik.
Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai alur kerja administrasi surat digital sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Konseptor surat diharapkan mampu menyusun konsep naskah melalui aplikasi, verifikator memahami proses pemeriksaan, dan pejabat penandatangan dapat memproses naskah sesuai tahapan persetujuan yang berlaku.
Hasil yang ingin dicapai bukan sekadar pemahaman terhadap fitur aplikasi, melainkan kesiapan aparatur untuk menerapkan SRIKANDI dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan demikian, proses administrasi di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bima diharapkan semakin tertata dan setiap tahapan pengelolaan naskah dinas dapat terdokumentasi secara digital.
Novia Ibni Sabil menegaskan bahwa pelatihan ini harus memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas kedinasan. Menurutnya, keberhasilan implementasi SRIKANDI tidak cukup hanya dengan mengikuti pelatihan, tetapi harus dibuktikan melalui penggunaan aplikasi secara konsisten dalam kegiatan administrasi sehari-hari.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah diperoleh dan tidak ragu untuk berkoordinasi apabila menghadapi kendala dalam penggunaan aplikasi. Tim Implementasi SRIKANDI dari DPAD Kota Bima siap menjadi mitra pendamping bagi perangkat daerah dalam mendukung penerapan sistem administrasi digital.
Senada dengan hal tersebut, jajaran pejabat di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bima diharapkan dapat mendorong penerapan hasil pelatihan di unit kerja masing-masing. Dukungan pimpinan dan keterlibatan seluruh pengguna menjadi bagian penting agar penggunaan SRIKANDI dapat berjalan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, DPAD Kota Bima terus memperkuat pendampingan implementasi SRIKANDI di lingkungan perangkat daerah. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih modern, efektif, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan pengelolaan arsip dinamis.
SRIKANDI bukan sekadar aplikasi, tetapi langkah nyata menuju administrasi pemerintahan yang lebih tertib, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan.